Konsep Distributed Processing
Distributed processing adalah berbagai sistem komputer yang melibatkan lebih dari satu komputer (atau terkadang prosesor) untuk menjalankan suatu aplikasi. Tidak hanya itu, suatu sistem yang melibatkan penggunaan komputer tunggal dengan beberapa CPU sekaligus untuk menjalankan program (sistem paralel), juga masuk dalam distributed processing.
Distributed processing merupakan suatu tugas komputasi yang sangat kompleks. Tugas tersebut dibagi ke beberapa jaringan mesin individu, yang kemudian menyelesaikan bagiannya masing-masing. Setelah bagian tugas selesai, akan langsung dikirimkan kembali untuk dikompilasi menjadi satu output yang utuh.
Salah satu bentuk dari distributed processing adalah arsitektur client-server. Menurut Wikipedia, klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server.
Kelebihan
- Andal
Apabila dibandingkan dengan sistem komputasi tunggal atau monolitik, distributed processing jauh lebih andal saat menghadapi gangguan. Bahkan saat satu node bermasalah hingga tidak dapat berfungsi, node pada komputer lain tidak akan terpengaruh. Itu artinya, jaringan bisa tetap beroperasi meski terdapat masalah pada satu node. - Hemat Biaya
Jika dilihat dari segi operasional dan umur pemakaian, sistem komputasi terdistribusi bisa dibilang hemat biaya. Pasalnya, Anda tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk menjalankan satu program. Selain itu, sistem ini juga andal sehingga umur pemakaiannya pun lebih panjang. - Skalabilitas
Distributed processing didesain untuk dapat diskalakan dengan mudah. Apabila sistem perlu meningkatkan workload, pengguna tinggal menambahkan lebih banyak workstation komputer. Anda bahkan tidak harus melakukan update sistem. Selain itu, sistem komputasi terdistribusi juga tidak membatasi jumlah mesin. Anda terus bisa menambahkan mesin sesuai kebutuhan. - Latensi rendah
Menjalankan program dengan distributed processing menghasilkan latensi yang tergolong rendah. Jika suatu node diletakkan lebih dekat dengan pengguna, maka sistem secara otomatis akan memastikan bahwa keseluruhan jaringan dapat menerima traffic dari node tersebut. Jadi, waktu yang dibutuhkan pengguna akan jauh lebih singkat.
Kelemahan
- Biaya implementasi mahal
Untuk implementasi distributed processing, Anda akan membutuhkan banyak komputer. Hal ini tentu akan memerlukan lebih banyak biaya jika dibanding sistem monolitik. Belum lagi, penggunaan mesin yang terlalu banyak juga berarti Anda harus menyediakan lebih banyak ruang. - Keamanan
Tantangan lain yang harus dihadapi oleh distributed processing adalah keamanan. Sebab, sistem ini memiliki karakteristik yang cenderung terbuka. Data penggunanya pun disimpan dalam workstation yang berbeda-beda. Itu berarti, pengguna harus terus memastikan bahwa data mereka tersimpan dengan aman dalam tiap komputer. Terlebih, sistem yang terdistribusi berarti akses data bisa menjadi celah keamanan. - Overhead
Overheading sebenarnya merupakan permasalahan yang sangat umum pada sistem terdistribusi. Masalah ini biasanya akan muncul saat seluruh komputer mencoba beroperasi pada satu waktu. Secara teknis, hal ini memang akan mempercepat jalannya program. Namun, waktu komputasi pun akan ikut naik hingga berdampak pada waktu respons sistem. - Risiko kesalahan jaringan
Sistem ini sangat rentan terhadap risiko kesalahan jaringan. Padahal, jika terjadi kesalahan jaringan, maka sistem pun akan mengalami gangguan komunikasi. Akibatnya, informasi pun gagal disampaikan (atau kadang muncul dengan urutan yang salah). Belum lagi troubleshooting pun memerlukan waktu tambahan karena data didistribusikan ke seluruh node yang ada dalam jaringan.
Referensi:
- https://joanmathilda.wordpress.com/2009/11/29/arsitektur-komputer
- https://blog.algorit.ma/kelebihan-kelemahan-distributed-processin.
- https://algorit.ma/blog/distributed-processing-2022
- https://muhammdhadi8040170378.blogspot.com/p/distributed-processing-adalah-kemampuan.html
- https://ahmadnurihsan059.wordpress.com/2018/10/28/apa-itu-distributed-processing
- https://michaelaureliuss.wordpress.com/2018/11/02/distributed-processing
Komentar
Posting Komentar